Saling Tiru SD-MI Muhammadiyah Sukoharjo dan Magelang
/ Inspirasi
SD Mutual termasuk sekolah unggulan Muhammadiyah di tingkat nasional.
MAGERSARI, Kota Magelang | Sejumlah 60 Kepala Sekolah Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah se-Kabupaten Sukoharjo bertandang ke SD Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Rabu (3/12/2025).
Kunjungan yang dikoordinasi oleh Badan Kerjasama Kepala Sekolah Muhammadiyah (BKKSM) SD/MI Kabupaten Sukoharjo tersebut dimaksudkan sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan dan memperkuat jejaring antar-lembaga.
SD Mutual termasuk sekolah unggulan Muhammadiyah di tingkat nasional. Keunggulannya terlihat dari prestasi akademik dan non-akademik yang konsisten, pengembangan karakter islami yang kuat, serta metode pembelajaran yang holistik. Bukan hanya itu. SD Mutual langganan berbagai penghargaan, mulai dari tingkat kota hingga provinsi.
Terbaru, SD Mutual meraih gelar juara umum dalam Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Tingkat Kota Magelang 2025, serta membawa pulang medali pada Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSM-JT) 2025, dengan salah satu siswa meraih Gold Medal sekaligus Best Score.
Kualifikasi lulusan SD Mutual Magelang sangat menekankan pada penguasaan ilmu agama Islam, seperti membaca Al-Quran, menghafal Juz Amma dan hadits, serta memahami dan melaksanakan ajaran Islam. Ada pula Program Tahfidz yang mendampingi siswa untuk hafal minimal 3 juz Al-Quran, dengan program khusus yang menargetkan hafalan lebih banyak bagi siswa dengan tekad kuat.
Selain itu, lulusan diharapkan menguasai dasar-dasar mata pelajaran umum seperti Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris, juga keterampilan hidup (life skill) sebagai bekal hidup mereka di masa depan.
Ketua BKKSM SD/MI Kabupaten Sukoharjo, Muh. Rofi Imtihan, menyampaikan, tujuan kunjungan untuk menggali inspirasi dan praktik baik dari SD Mutual.
“Kami hendak belajar dari inovasi dan sistem manajemen pendidikan yang diterapkan di SD Mutual, terutama dalam hal penguatan karakter, digitalisasi pembelajaran, serta strategi peningkatan mutu akademik dan non-akademik,” ujar alumnus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini.
Pentingnya Kolaborasi
Kegiatan diawali dengan penyambutan hangat dari Kepala Sekolah SD Mutual, Luqman Novianto, dilanjutkan dengan pemaparan profil sekolah, diskusi panel, serta kunjungan langsung ke ruang-ruang kelas dan fasilitas pendukung.
Para peserta Studi Tiru berkesempatan untuk berdialog langsung dengan guru dan siswa agar mendapatkan gambaran nyata tentang budaya sekolah dan implementasi program-program unggulan.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Mutual menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan berharap dapat menjadi sarana saling belajar dan memperkuat sinergi antar-sekolah Muhammadiyah.
“Kami terbuka untuk berbagi dan juga belajar dari pengalaman sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah secara keseluruhan,” tuturnya.
Studi tiru diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama sebagai simbol persaudaraan dan komitmen dalam membangun pendidikan berkemajuan.
Editor: Rahma Frida
